![]() |
| Kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) |
Klasifikasi dari tumbuhan kembang sepatu:
- Kembang sepatu merupakan tanaman perdu yang tumbuh tegak, dengan memiliki banyak cabang dengan tinggi sekitar 1-4 m yang dapat tumbuh dari dataran rendah sampai ke pegunungan.
- Proses pengembangbiakkan tanaman ini adalah dengan setek batang.
- Bagian tumbuhan kembang sepatu yang dipakai untuk ramuan obat adalah bunga, dan daun. Kembang sepatu memiliki bunga tunggal yang keluar dari ketiak daun, dengan tangkai yang beruas dan agak menggantung. Sedangkan daun berbentuk oval, dengan tulang daun yang menjari dengan tepi bergerigi kasar dan ujung daun yang meruncing. Panjang daun sekitar 3,5-9,5 cm dan lebar 2-6 cm, dengan panjang tangkai sekitar 1-3,7 cm.
Kandungan kimia dari kembang sepatu:
Bunga mengandung zat pahit, lender, hibisetin, dan cynidin diglucosid. Sedangkan daun kembang sepatu mengandung taraxeryl acent.
Efek Farmakologis dan Sifat kimiawi dari kembang sepatu:
Peluruh dahak, antiviral, peluruh kemih, menormalkan siklus haid, netral, antiradang, dan rasanya manis.
Efek Farmakologis dan Sifat kimiawi dari kembang sepatu:
Peluruh dahak, antiviral, peluruh kemih, menormalkan siklus haid, netral, antiradang, dan rasanya manis.
Manfaat/ kegunaan dari bagian tumbuhan kembang sepatu:
- Bunga: berguna untuk mengatasi bisul, borok, melancarkan haid yang tidak teratur, mengatasi keputihan, infeksi saluran kemih, air kemih yang bernanah, mimisan, disentri, TBC, radang saluran nafas, batuk bernanah, batuk berdahak, dan batuk rejan.
- Daun: berguna untuk demam yang disebabkan karena malaria, radang usus, radang selaput mata, bisul, radang kulit, sariawan, dan mimisan.
Dosis Pemakaian:
Cara pemakaian luar:
- Borok dan bisul: sediakan bunga kembang sepatu dan tanaman pacar air secukupnya saja, lalu kedua bahan ini dihaluskan kemudian tambahkan jus lidah buaya secukupnya, kemudian tempelkan pada bagian tubuh yang sakit.
- Bisul di kepala anak kecil: sediakan bunga kembang sepatu yang telah dihaluskan, dan jus lidah buaya secukupnya kemudian ditempelkan pada kepala anak yang terkena bisul.
Cara pemakaian dalam:
- Mimisan: siapkan 30 kuntum bunga kembang sepatu yang telah kering kemudian direbus dengan menggunakan air sebanyak 500 cc sampai tersisa sekitar 200 cc air, saring lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Batuk lendir disertai darah: siapkan 2 kuntum bunga kembang sepatu, lalu direbus dengan menambahkan air sebanyak 400 cc. Diamkan semalaman, lalu tambahkan madu secukupnya dann diminum airnya di pagi hari sebelum sarapan.
- Tuberkulosa (TBC): siapkan 3 kuntum bunga kembang sepatu + 30 gr krokot secukupnya. Kedua bahan dicuci bersih, haluskan, kemudian ditambah air matang sebanyak 100 cc dan 1 sdm madu. Saring, lalu diminum airnya selagi masih hangat. Lakukan sebanyak 3x sehari.
- Sariawan: sediakan 30 gr daun kembang sepatu secukupnya, lalu direbus dengan air selama 15 menit. Saring, lalu diminum airnya selagi masih hangat. Lakukan sebanyak 2x sehari.
- Air kemih yang mengandung nanah: siapkan 6 kuntum bunga kembang sepatu + 15 gr sambiloto. Kedua bahan dicuci hingga bersih, kemudian direbus dengan menambahkan air sebanyak 600 cc hingga tersisa setengahnya. Setelah mendidih, saring, lalu tambahkan madu secukupnya. Dikonsumsi untuk 3x minum.
- Melancarkan haid yang tidak teratur: siapkan 3 kuntum bunga kembang sepatu, dicuci hingga bersih, dihaluskan, lalu direbus dengan menambahkan 150 cc air yang sudah matang dan cuka beras putih secukupnya. Saring, lalu diminum airnya selagi masih hangat. Lakukan sebanyak 2-3 kali dalam sehari.
- Keputihan: sediakan 15 gr bunga kembang sepatu + 30 gr kulit delima yang masih segar + 15 gr jengger ayam. Semua bahan direbus dengan menggunakan air sebanyak 500 cc sampai tersisa 200 cc, saring, lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Demam disebabkan karena malaria: siapkan 50 gr daun kembang sepatu + 10 gr garam inggris + 1/2 lembar daun pepaya. Semua bahan direbus dengan menggunakan air sebanyak 0,5 liter air, saring lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Infeksi saluran kemih: sediakan 15 gr akar kembang sepatu + 30 gr sambiloto + 25 gr meniran. Semua bahan direbus dengan menggunakan air sebanyak 600 cc sampai tersisa setengahnya, saring lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Radang usus: siapkan 25 gr kembang sepatu + 50 gr sambiloto, kedua bahan ini direbus dengan menggunakan air sebanyak 600 cc sampai tersisa setengahnya, saring lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Radang selaput mata: sediakan 30 gr kembang sepatu kemudian direbus dengan menggunakan 400 cc air sampai tersisa setengahnya, saring lalu diminum airnya selagi masih hangat.
- Radang saluran nafas dan batuk rejan: sediakan 2 kuntum bunga kembang sepatu, lalu dicuci dan dihaluskan. Tambahkan 100 cc air matang, dan tambahkan sedikit garam. Peras kemudian disaring, dan diminum airnya 2x sehari.
Keterangan:
- Untuk wanita yang sedang hamil, sebaiknya tidak mengkonsumsi rebusan tumbuhan kembang sepatu ini
- Sebaiknya dilakukan secara teratur dalam konsumsi rebusan tumbuhan kembang sepatu ini, namun untuk penyakit yang lebih berat tetap konsultasikan ke dokter.
Terima kasih telah membaca artikel ini tentang khasiat tumbuhan kembang sepatu, semoga bermanfaat dan semoga yang sedang mengalami sakit lekas diberikan kesembuhan. Amiin...
